Film Pertama yang ditonton di CGV Hartono Mall: The Avengers: Infinity War

kanvaskalbu.com
Tebal sekali debu di blog ini, tidak terjamah sama sekali. Untuk membersihkannya sedikit demi sedikit, saya mulai pengalaman nonton film MCU (Marvel Cinematic Universe) yaitu The Avengers: Infinity War. Film ini merupakan sekuel ketiga The Avengers, yang kedua sekuel sebelumnya sudah saya lupakan. 

Seperti biasa, saya menonton tanpa dipungut biaya :), maklumlah rakyat kismin. Untuk pertama kalinya saya menonton di CGV Blitz Hartono, Sleman Yogyakarta. Menurut saya, tempat duduknya lebih lebar daripada CGV J Walk Babarsari, Sleman. Demikian juga dengan jarak antar kursi dengan depannya lebih lega. Saya mengajak teman yang dulu, duduk di sebelah ketika menonton film spin off Star Wars, Rogue One.
Tiket The Avengers: Infinity War.

Saya sudah berada di Hartono Mall pukul 17.08 WIB, padahal jadwal pemutaran pukul 19.15 WIB. Ini semua demi mendapatkan tempat duduk ideal, deretan teratas. Ternyata tiket belum bisa diambil karena pihak sponsor belum datang. Barulah pukul 17.50 WIB saya mendapatkan tiket seperti yang tertera di gambar.

Saya selalu mengirim berita terbaru kepada teman, dari awal saya sudah memintanya untuk datang setelah Maghrib (pukul 17.45 WIB waktu Yogyakarta). Ujian kesabaran terhadap teman satu ini, dia baru berangkat pukul 18.20 WIB dan sampai di CGV pukul 19.00 WIB di saat penonton sudah memasuki ruang sinema. Rencana awal yang telah saya susun gagal oleh keterlambatannya.

Setiap penonton mendapatkan popcorn dan segelas minuman bersoda, pilihan rasa kola tinggal satu. Mengalah dong untuk teman, saya dapat sisanya; rasa strawbery. Tempat duduk kami berdua ternyata hanya dua baris, mendampingi deretan tempat duduk yang ada di tengah. Mungkin akan jadi tempat nomor tempat duduk favorit, karena jika mau ke toilet tidak mengganggu penonton lain.

Pendapat tentang Infinity War
Peringatan, untuk melanjutkan membaca harus kuat dengan spoiler ya, tidak banyak kok karena buakan artikel sinopsis. Alur ceritanya menarik dan mengalir. Tidak ada loncatan adegan yang membingungkan. Cukup menghibur dan layak ditonton.

Saya belum mengikuti film-film MCU sebelumnya, apalagi tidak adanya nonton bareng. Namun hal tersebut tidak menjadi persoalan, saya bisa mengikuti film ini sampai selesai. Awal yang cukup mengejutkan, karena saya tidak mengenali Thor. Di film ini, beberapa karakter memiliki penampilan baru. Salah satu bentuknya adalah potongan rambut. Seingat saya, 3 karakter yang mengubah potongan rambut yaitu Thor, Steve Rogers, dan Natasha Romanov. Eh, Hulk makhluk hijau juga potong rambut?

Di planet Titan terdapat oksigen sehingga manusia bumi bisa hidup di sana tanpa membawa tabung oksigen. Dengan banyaknya karakter membuat tidak ada akting yang dominan, meskipun itu Steve Rogers atau Tony Stark. Saya juga tidak melihat kehebatan beladiri Natasha, semua terasa biasa saja. Eh, tapi peran Thanos paling menonjol dan... beneran bagus banget. Demikian juga dengan efek atmosfer planet, tidak semegah Star Wars. Atau ruang sinema yang kurang mendukung gambar? Karena saya juga merasa efek suara juga kurang menggelegar. Kembali lagi ke film, secara keseluruhan bagus dan tidak rugi menontonnya.

Jika melihat film-film superhero, saya menyimpulkan bahwa manusia bumi itu baik sekali. Tidak pernak invasi ke planet lain, padahal makhluk lain berduyun-duyun menyerang bumi. Saya percaya filosofi sepakbola, bertahan malah membuat cepat letih, lebih baik menyerang untuk meraih kemenangan. Alinea ini jadi tidak nyambung ya 😀.




Ruangan tidak 100% terisi penuh, ada beberapa (sedikit) yang kosong. Sayang sekali tidak digunakan oleh penerima tiket, padahal satu ruangan sudah disewa oleh sponsor.

Saya meninggalkan teman saya pulang menggunakan transportasi daring, entah keluar mall lewat mana. Saya sempat mengantarkan ke ATM dan beberapa ruas gedung mencari jalan keluar. Saya juga ditanya pengunjung lain yang kebingungan keluar. Saya, orang kebingungan yang ditanya, jawabannya juga membingungkan. Untuk pengendara kendaraan pribadi tidak masalah, hanya antrean panjang dan polusi asap saat penonton berbarengan meninggalkan Hartono Mall.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »