Perpanjangan STNK Tahunan di Samsat Corner Galeria Mall Yogyakarta

kanvaskalbu.com
Sebelum pengumuman kenaikan biaya STNK, saya jauh-jauh hari melakukan perpanjangan STNK. Iyalah... memang sudah jadwalnya membayar pajak, jika terlambat kena denda hehehe. Saya keliru membaca jadwal bus Samsat keliling, sudah ke lokasi X busnya tidak ada. Ternyata busnya ada di lokasi Y yang berjarak 3 km dari X, mencoba membayar tapi sudah pendaftaran sudah ditutup.

Mau ke kantor Samsat malas banget, disamping jauh saya merasa kurang nyaman dengan situasi sekelilingnya. Apalagi parkir di Samsat Kota Jogja tidak diberi karcis, kok bisa?

Saya teringat ada yang pernah update status di media sosial bayar perpanjangan STNK di Samsat Corner Galeria Mall. Saya agak ragu karena tidak ada update terbaru, apakah masih ada? Dulu pernah ada Samsat dan SIM Corner di Plasa Ambarukmo yang akhirnya ditutup.

Berangkat dari tempat tinggal jam 09.00 WIB, sampai di Galeria Mall jam 09.30 WIB. Mall masih tutup tapi kendaraan bisa parkir di basemen. Pengelola mall ini disiplin ya, jam 10.00 WIB baru buka, pengunjung yang datang harus menunggu di depan pintu masuk.

Saya tidak tahu Samsat Corner di mana, ingat pengalaman di Plasa Ambarukmo yang konternya ada di atas, saya langsung ke atas mencarinya. Sampai lantai 4 paling atas kok tidak ada tanda-tanda Samsat Corner, saya lalu turun dengan eskalator ke bawah dan ketemu! Samsat Corner berada di B1 (basemen 1), dari pintu utama turun 1 lantai. Konternya sendiri berada di sebelah pintu masuk parkir mobil.

Rupanya sudah banyak yang antri, resiko karena tadi harus mencari konter dulu hehehe. Dari rumah sudah persiapan fotokopi BPKB, STNK, dan KTP, cukup 1 saja sebagai bukti nomor antri. Kumpulkan semua berkas asli bersama fotokopinya dirak. Selanjutnya tunggu panggilan.

Galeria Mall buka jam 10.00 WIB, petugas konter STNK datang jam 10.00 WIB. Mereka kemudian mengatur peralatan. Naas bagi kami yang mengurus perpanjangan saat itu, komputer tidak bisa tersambung internet. Dua petugas wanita sepertinya kurang cakap dalam hal teknis, sehingga harus menelepon minta panduan agar terhubung internet.

20 menit berjalan mencari sumber permasalahan, akhirnya masalah terselesaikan dan bisa mengakses SI STNK. Ada seorang petugas pria datang terlambat setelah masalah selesai. Dilihat dari seragam yang dikenakan, sepertinya dia bukan dari Samsat atau kepolisian, mungkin bank atau asuransi yang kurang berkepentingan dalam teknis komputerisasi.

Petugas memanggil 3 kali, pertama menyerahkan kembali BPKB asli, kedua memberi tahu berapa yang harus dibayarkan, dan langsung dibayarkan waktu itu juga tunai. Ketiga dipanggil untuk mengambil TNKB baru, sebagai bukti telah melunasi pajak tahunan. Total waktu yang dibutuhkan adalah 1,5 jam.... lama.

Menurut saya, sistem pembayaran STNK tahunan ini sudah ketinggalan zaman. Era ecommerce dan digital masih saja harus fotokopi dan bayar tunai. Kalah jauh dengan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan. Harusnya bayar STNK tahunan bisa dilakukan dimana saja, asalkan nomor rekening bank jelas. Banyak waktu terbuang sia-sia hanya untuk bayar pajak.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »